Apa itu TBC ?

Tuberkulosis (TBC) adalah salah satu jenis penyakit menular yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium tuberculosis . Kuman ini dapat menyerang semua bagian tubuh manusia, dan yang paling sering terkena adalah organ paru (90%).

Di negara-negara majupenyakit TBC yang semula dianggap tidak ada, kini mulai timbul dan semarak, justru karena timbulnyapenyakit HIV/AIDS. Karena kondisi pertahanan tubuh penderita HIV/AIDS sangat lemah maka orang tersebut lebih mudah terserang penyakit TBC.

Di Indonesia TBC adalah penyebab kematian ke-2 setelah penyakit jantung dan pembuluh darah lainnya. Selain itu Indonesia adalahnegara ke-3 di dunia yang menderita penyakit TBC setelah Cina dan Insia.

 

Indonesia berada dalam peringkat ketiga terburuk di dunia untuk jumlah penderita TB. Setiap tahun muncul 500 ribu kasus baru dan lebih dari 140 ribu lainnya meninggal.

Tanggal 24 Maret diperingati dunia sebagai “Hari TBC” oleh sebab pada 24 Maret 1882 di Berlin, Jerman, Robert Koch mempresentasikan hasil studi mengenai penyebab tuberkulosis yang ditemukannya.

Insidensi TBC dilaporkan meningkat secara drastis pada dekade terakhir ini di seluruh dunia. Demikian pula di Indonesia, Tuberkulosis / TBC merupakan masalah kesehatan, baik dari sisi angka kematian (mortalitas), angka kejadian penyakit (morbiditas), maupun diagnosis dan terapinya. Dengan penduduk lebih dari 200 juta orang, Indonesia menempati urutan ketiga setelah India dan China dalam hal jumlah penderita di antara 22 negara dengan masalah TBC terbesar di dunia.

Jumlah penderita TBC paru dari tahun ke tahun di Indonesia terus meningkat. Saat ini setiap menit muncul satu penderita baru TBC paru, dan setiap dua menit muncul satu penderita baru TBC paru yang menular. Bahkan setiap empat menit sekali satu orang meninggal akibat TBC di Indonesia.

TBC banyak terdapat di kalangan penduduk dengan kondisi social ekonomi lemah dan menyerang golongan usia produktif (15-54 tahun). Sekitar 3/4 pasien TBC adalah golongan usia produktif. TBC membunuh lebih banyak kaum muda dan wanita dibandingkan dengan penyakit menular lainnya.

Di seluruh dunia terdapat sekitar 2-3 juta orang meninggal akibat TBC setiap tahunnya. Sesungguhnya kematian akibat TBC dapat dihindari. Setiap tahun sebesar 1% dari seluruh penduduk dunia sudah tertular oleh kuman TBC (walaupun belum terjangkit oleh penyakitnya).

Seperti halnya flu, kuman TBC menyebar di udara pada saat seorang penderita TBC batuk, bersin, meludah ataupun berbicara. Penderita TBC yang tidak berobat dapat menularkan penyakitnya kepada sekitar 10-15 orang dalam jangka waktu 10 tahun.

Kematian akibat TBC: 140.000 angka kematian per tahun terdiri dari:

*          138 kematian akibat TBC setiap hari * 16 kematian akibat TBC setiap jam

*          setiap 4 menit 1 orang meninggal akibat TBC di Indonesia Insiden TBC

menular: 262.000 orang per tahun terdiri dari:

*          setiap hari minimal 717 pasien TBC menular

*          setiap jam muncul 30 pasien TBC menular

*          setiap menit muncul 1 pasien TBC menular Insiden seluruh kasus TBC:

580.000 orang per tahun terdiri dari:

*          setiap hari muncul 1.597 pasien TBC

*          setiap jam muncul 66 pasien TBC

*          setiap menit muncul 1 pasien TBC baru

Akibat penyakit TBC pada masyarakat antara lain:

*          mempengaruhi ekonomi keluarga

*          menambah banyaknya jumlah anak yatim atau piatu atau yatim piatu

*          meningkatnya jumlah anak putus sekolah

*          kasus gagal

pengobatan mengakibatkan biaya pengobatan yang tinggi Tanda-tanda

penderita TBC paru:

*          batuk yang lama lebih dari 3 minggu

*          berat badan turun

*          demam

*          keluar keringat pada malam hari

*          mudah lelah

*          hilang nafsu makan

*          nyeri di bagian dada

*          batuk bercampur dahak/darah

Apakah TBC menular? Ya, TBC dapat menularkan kepada semua orang,

dan yang menularkan adalah mereka yang di dalam dahaknya terdapat

kuman TBC.

Sumber Vitamin A

anak berusia 12-23 bulan, sekitar 40 persen sampai 60 persen tidak mengonsumsi vitamin A dengan cukup dari makanan sehari-hari. Untuk itu, diperlukan vitamin A dari luar makanan, seperti kapsul vitamin A.

Menurut Siti Halati dari Helen Keller Indonesia (HKI), makanan yang merupakan sumber vitamin A adalah sayuran berupa sayuran berwarna hijau, berwarna kuning/merah. Kemudian, buah berwarna kuning/merah, makanan yang difortifikasi dan sumber hewani.

Sementara, menurut ahli gizi Prof Dr Muhilal, bentuk aktif vitamin A terdiri dari retinol, retinal, retinoic acid. Sumber vitamin A (retinol) adalah hati, makanan yang berasal dari hewan. Sumber pro vitamin A (karoten) adalah sayuran hijau, sayuran berwarna kuning, daging buah yang berwarna kuning. Minyak kelapa sawit, katanya, mengandung provitamin A yang sangat tinggi tetapi dibuang dalam proses membuat minyak goreng.

Untuk menanggulangi masalah kurang vitamin A (KVA), ada empat cara. Terdiri dari intervensi berbasis makanan, suplementasi vitamin A, fortifikasi bahan makanan dengan vitamin A dan intervensi kesehatan masyarakat.

Dijelaskan, intervensi berbasis makanan antara lain dilakukan dengan minyak kelapa sawit (tahun 1963-1969). Pada masa itu anak balita yang diberi minyak kelapa sawit merah satu sendok teh per hari menunjukkan kenaikan status vitamin A yang signifikan. Read the rest of this entry »

Dampak Makanan Ringan (Snack) Bagi Anak

Anak-anak dan makanan ringan, merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dari kesehariannya. Hampir setiap hari kita melihat anak-anak mengkonsumsi makanan ringan karena rasanya yang enak dan gurih, bentuknya yang menarik, bahkan juga ada yang berhadiah sehingga membuat anak-anak semakin penasaran untuk membelinya lagi dan lagi.

Makanan ringan (snack) adalah makanan yang dikonsumsi disela-sela waktu makan dan bukan merupakan makanan pokok yang harus kita makan setiap hari secara teratur. Tapi pada kenyataannya, anak-anak justru lebih menyenangi untuk memakan snack dari pada makanan pokoknya sendiri seperti nasi, lauk pauk, sayur, dan buah. Hal inilah yang seringkali terjadi, sehingga anak-anak menjadi malas untuk makan dan akibatnya asupan gizi yang seharusnya mereka dapatkan dari makanan pokok tergantikan oleh snack tersebut. Padahal kita tahu bahwa snack tidak dapat memenuhi kebutuhan gizinya untuk perkembangan fisik dan mentalnya di masa pertumbuhan. Tidak ada salahnya bila sekali-sekali anak-anak mencicipi snack tersebut tetapi bila terus menerus, ini akan berakibat negatif terhadap kesehatan.

Makanan ringan sendiri terbuat dari tepung beras, tepung kentang, jagung ataupun singkong. Snack hanya diperlukan untuk mengisi lambung agar tidak terlalu lama kosong selain sebagai penambah kalori, vitamin dan mineral. Dalam makanan ringan pada umumnya juga ditambahkan bahan-bahan lain misalnya monosodium glutamat (MSG) sebagai penyedap, bahan pengawet, bahan pewarna, bahan pemanis dan juga ditambahkan bahan anti pengempal yang biasanya ditambahkan pada minuman serbuk, dan bumbu snack. Bahan-bahan tersebut bila ditambahkan sesuai takaran yang disarankan tidak menjadi masalah tetapi bila diberikan tidak sesuai aturan, hal tersebut dapat membahayakan kesehatan. Read the rest of this entry »

Tips Menjaga Kesehatan

Menjaga Pola makan seimbang

Pola makan seimbang didapat dari nutrisi dengan 7 komponen; protein, karbohidrat, lemak, vitamin, mineral, air dan zat. Pola makan seimbang yaitu 60% biji-bijian, 30% sayur dan buah-buahan untuk mendapatkan vitamin, mineral, air, dan serat, 10% daging untuk mendapatkan lemak. Buah-buahan sebaiknya dikonsumsi satu jam sebelum atau sesudah makan, agar manfaatnya terasa. Minumlah air putih untuk penutup sesudah makan.

Gaya Hidup Sehat

1. Tidur teratur yaitu jangan terlalu malam, maksimal jam 23.00 dengan lama 8 jam dan bangunnya juga jangan terlalu siang, jangan melebihi jam 7. Tidur merupakan proses yang penting bagi manusia sebab dalam tidur terjadi proses pemulihan, pada jam 23.00 sampai jam 01.30 hormon SOMATOTROPIN bekerja untuk regenerasi sel, dengan begitu tubuh yang tadinya mengalami kelelahan akan menjadi segar kembali.

Aspek fisik yang menurun mengakibatkan ketidak-seimbangan pada aspek mental dan emosi, timbullah penyakit degenerative (jantung, stroke, kanker, gagal ginjal, liver, diabetes, darah tinggi dsb).

Sejarah Bima

Dari hasil penelitian sejarah, Kabupaten Bima berdiri pada tanggal 5 Juli 1640 M, ketika Sultan Abdul Kahir dinobatkan sebagai Sultan Bima I yang menjalankan Pemerintahan berdasarkan Syariat Islam. Peristiwa ini kemudian ditetapkan sebagai Hari Jadi Bima yang diperingati setiap tahun.

Bukti-bukti sejarah kepurbakalaan yang ditemukan di Kabupaten Bima seperti Wadu Pa’a, Wadu Nocu, Wadu Tunti (batu bertulis) di dusun Padende Kecamatan Donggo menunjukkan bahwa daerah ini sudah lama dihuni manusia.

Dalam sejarah kebudayaan penduduk Indonesia terbagi atas bangsa Melayu Purba dan bangsa Melayu baru. Demikian pula halnya dengan penduduk yang mendiami Daerah Kabupaten Bima, mereka yang menyebut dirinya Dou Mbojo, Dou Donggo yang mendiami kawasan pesisir pantai.

Disamping penduduk asli, juga terdapat penduduk pendatang yang berasal dari Sulawesi Selatan, Jawa, Madura, Kalimantan, Nusa Tenggara Timur dan Maluku.

Dalam sejarah Bima disebutkan bahwa kerajaan Bima dahulu terpecah –pecah dalam kelompok-kelompok kecil yang masing-masing dipimpin oleh Ncuhi. Ada lima Ncuhi yang menguasai lima wilayah yaitu :
1. Ncuhi Dara, memegang kekuasaan wilayah Bima Tengah
2. Ncuhi Parewa, memegang kekuasaan wilayah Bima Selatan
3. Ncuhi Padolo, memegang kekuasaan wilayah Bima Barat
4. Ncuhi Banggapupa, memegang kekuasaan wilayah Bima Utara
5. Ncuhi Dorowani, memegang kekuasaan wilayah Bima Timur.

Kelima Ncuhi ini hidup berdampingan secara damai, saling hormat menghormati dan selalu mengadakan musyawarah mufakat bila ada sesuatu yang menyangkut kepentingan bersama. Dari kelima Ncuhi tersebut, yang bertindak selaku pemimpin dari Ncuhi lainnya adalah Ncuhi Dara. Read the rest of this entry »

Kuliner Khas Bima

Kelompok Lauk Pauk. Letak Bima yang secara geografis berada di pesisir pantai mempengaruhi selera makan orang Bima. Kebanyakan makanan Bima terdiri dari ikan dan hasil laut lainnya. Orang Bima bilang kalau belum makan pakai ikan rasanya belum makan. Orang Bima tidak mengenal kata lauk pauk, kalau daerah lain “makan pakai apa?” maksudnya lauknya apa? orang Bima akan bertanya langsung “Ngaha kai uta au?” yang artinya “makan pakai ikan apa?” jawabanya  bisa saja “ngaha kai uta janga” yang arti secara harafiahnya “makan pakai ikan ayam” atau “ngaha kai uta mbe’e” yang artinya “makan pakai ikan kambing” kata ikan biasanya menempel pada nama lauk pauk lainnya.

Walaupun orang Bima menggemari ikan laut, bukan berarti di Bima tidak mengenal makanan selain ikan. Daging Kambing adalah makanan favorit setelah ikan disusul Daging Rusa atau Menjangan, Daging Sapi, Kerbau dan Kelompok Unggas serta terakhir Daging Kuda.

Kelompok Sayuran. Daun dan Buah Kelor adalah sayuran yang paling populer di Bima, bisa dibilang selama pohon kelor melambai orang Bima tidak akan kelaparan. Pohon kelor juga adalah pohon yang bersahabat, semakin dipetik daunnya semakit lebat tumbuhnya. Selain daun dan buah kelor sayuran khas Bima ada juga “sandanawa” yang sampai saat ini saya belum tahu nama Indonesianya. Dalam Bahasa Bima sayur disebut “tambeca”, mungkin singkatan dari “uta mbeca” yang artinya “ikan basah”. Dalam Kuliner Bima memang tidak banyak dikenal sayuran yang ditumis, sayur itu selalu identik dengan makanan yang berkuah. Read the rest of this entry »

Tembe Nggoli Mbojo (Sarung Tenun Bima)

Tembe Nggoli adalah sarung tenun tangan khas Bima, dibuat dari benang kapas (katun), dengan warna-warni yang cerah dan bermotif khas sarung tenun tangan. Keistimewaanya Tembe Nggoli antara lain, hangat, halus dan lembut,tidak mudah kusut, warna cemerlang lebih lama  Saat ini, Tembe Nggoli sudah diproduksi dalam berbagai macam corak dan motif. Ada yang ‘biasa’ (untuk dipakai sehari-hari), dan ada pula yang istimewa yang hanya dipakai pada acara-acara resmi.

Bagi orang Bima, memakai sarung lazim dilakukan baik oleh kaum pria maupun wanita. Wanita Bima memakai sarung sebagai ‘bawahan’, bahkan masih ada yang menggunakan dua buah sarung, yang disebut “rimpu”. Rimpu adalah cara wanita Bima menutup aurat bagian atas dengan sarung sehingga hanya kelihatan mata atau wajahnya saja. Rimpu yang hanya kelihatan mata disebut “rimpu mpida”. Read the rest of this entry »

Mbohi Dungga Di Bumi Paradise

Bagi masyarakat Bima yang namanya “Mbohi Dungga” sudah cukup terkenal. Mbohi Dungga merupakan makanan khas warisan leluhur. Salah satunya adalah hasil karya Dou Parado (warga desa parado rato, red). Desa ini terletak di dataran tinggi wilayah Kecamatan parado. Mbohi Dungga berfungsi sebagai makanan pendamping lauk yang berbahan dasar jeruk purut atau dalam bahasa mbojonya dungga mbudi.
Proses pembuatan Mbohi Dungga ini masih tradisional dan belum tersentuh teknologi modern. Kendati demikian makanan yang kerap digunakan sebagai sambal ini,telah banyak diminati oleh masyarakat baik di dalam maupun di luar daerah Bima. Selain harga Mbohi Dungga murah , kualitas rasa dan nikmatnya bisa diandalkan dan punya ciri tersendiri. Bahan-bahannya tidak banyak dan mudah didapat antara lain bahan baku jeruk purut,cabe,garam,penyedap rasa (vitcin) serta air. Read the rest of this entry »

Misteri Pulau Ular Di Kabupaten BIMA

Mendengar nama Ular binatang yang satu ini, anda janga dulu merasa takut atau trauma. Yakinlah bahwa ribuan ular yang ada di pulau ular ini tidaklah seseram yang anda bayangkan. Ular-ular di pulau ini sangat ramah dan bersabahabt dengan manusia. Mau buktikan ? Untuk itu, kunjungilah “ Pulau Ular “ yang berada di desa Pai Kecamatan Wera Kabupaten Bima.
Pulau Ular merupakan Salah satu pulau yang berada di tengah perairan bagian timur wilayah kecamatan Wera. Pulau ini juga bersebelahan dengan dua obyek wisata andalan daerah kabupaten Bima, yaitu pulau Gilibanta dan Tolowamba. Pulau ini merupakan habitat bagi populasi ular laut dengan keunikan warnannya putih silver dengan kombinasi hitam kilat. Ular-Ular ini jinak dan bersahabat dengan wisatawan yang mengunjunginya. Pulau ular dapat dijangkau dengan jarak tempuh sekitar 45 menit perjalanan dari kota Bima menggunakan transportasi darat. Selanjutnya untuk menuju Pulau Ular, anda menggunakan perahu /sampan yang telah disediakan masyarakat sekitar dengan waktu tempuh 15 menit dari daratan. Read the rest of this entry »

Mandi Malam Bikin Rematik

Lalu bagaimana kita mengetahui jika kita memiliki rematik?
Ia menjelaskan, salah satu gejala rematik adalah seseorang yang sering merasakan nyeri sendi pada pagi hari, nyeri sendi saat baru bergerak. Penyakit ini bisa menimpa semua usia, namun berisiko pada usia lanjut dan orang yang memiliki berat badan berlebih. Read the rest of this entry »